10 Penyebab Akun AdSense di Banned/Disable Pihak Google

Kalau sudah begitu, maka kita tidak bisa lagi menghasilkan pundi-pundi rupiah dari AdSense. Sia – sia sudah hasil kerja keras selama bertahun – tahun mengelola blog, hanya karena kesalahan yang mungkin tidak kita sadari.

Istilah banned AdSense sepertinya menjadi salah satu topik yang sangat banyak diperbincangkan di kalangan publisher. Dari dulu sampai sekarang, masih ada saja korban-korban yang mengalami banned AdSense.

Kejadian ini seringkali dialami oleh publisher nakal yang menyalahi berbagai persyaratan dan kebijakan program Google Adsense, sehingga menjadi penyebab akun AdSense di banned.

Yang mereka pikirkan mungkin hanya uang, uang dan uang. Imbasnya, akun AdSense merekalah yang jadi korbannya.

Bagi yang sudah lama berkecimpung di dunia AdSense, pasti sudah sangat paham mengenai hal-hal yang tidak boleh dilakukan untuk meminimalisir banned.

Ini tentu saja berbeda dengan para pemula yang belum terlalu paham mengenai dunia AdSense. Bisa saja, pemula ini melakukan trik kotor karena mereka belum tahu.

Nah, untuk mengantisipasi badai banned sebaiknya kamu harus mengikuti peraturan atau kebijakan yang diberlakukan pihak AdSense.

Penyebab utama akun Adsense di banned oleh pihak Google

1. Ada Konten Copy-Paste

Konten copy-paste biasanya menggunakan sumber-sumber lain yang memang tidak boleh untuk disalin seperti newsletter, artikel personal, riset penting, skripsi dan lain sebagainya.

Sebenarnya mungkin sah-sah saja copy-paste, namun harus sertakan sumbernya secara jelas. Selain itu, kamu juga harus memastikan bahwa apa yang kamu sadur bukan untuk konten utama.

Lebih amannya lagi, cobalah untuk me-rewrite artikel dengan gaya bahasa sendiri supaya akun AdSense aman dari banned.

2. Auto Blog

Blog yang disetting otomatis menghasilkan konten sendiri umumnya lebih rentan terhadap banned. Seperti yang kita tahu, Google sangat menyukai situs yang dibuat oleh manusia dan ditujukan untuk manusia, bukan robot.

Kalau ternyata situs tersebut terindikasi melakukan otomatisasi yang melanggar aturan, maka banned akun Adsense menjadi salah satu keputusan yang terbaik.

Auto blog di sini sebenarnya ada banyak macamnya, namun yang paling meresahkan adalah AGC (Auto Generated Content).

Situs yang termasuk AGC dibuat dengan menduplikasi artikel situs lain yang sudah diposting di internet. Hal ini tentu sangat merugikan bagi blogger yang sudah susah payah membuat konten-konten tersebut.

3. Ada Konten yang Sensitif

Coba kenali konten yang kamu buat, apakah mengandung hal-hal sensitif atau tidak. Hal-hal sensitif ini misalnya berbau pornografi, hacker, phising, crack, judi, perdagangan ilegal, atau hal-hal yang menyangkut SARA.

Kalau kamu menemukan salah satu kata-kata sensitif tersebut, cobalah untuk menghapus atau menggantinya dengan yang lain.

Kamu juga bisa menghindari penyebab akun Adsense di banned dengan mengecek tulisan terlebih dahulu sebelum dipublish.

4. Situs MFA (Made for AdSense)

Seperti namanya, website atau blog MFA ditujukan khusus untuk mendapatkan penghasilan dari Google AdSense. Situs-situs MFA biasanya mengandalkan konten tidak jelas dengan tata bahasa yang amat rancu.

Ini tentu sangat bertolak belakang dengan Google yang menginginkan sebuah website mudah diakses dan nyaman digunakan oleh pengguna.

Bagi yang sudah terbiasa berselancar di internet mungkin akan mudah mengenali situs tersebut MFA atau bukan.

Kamu bisa menilainya dari themes, konten, tata bahasa artikel, panjang kata, posisi iklan, traffic, redirect link dan lain sebagainya. Hal-hal semacam ini tentu sangat meresahkan Google, wajar jika akun AdSense di banned secara tiba-tiba.

Untuk mengantisipasi hal semacam ini, sebaiknya buatlah situs yang bermanfaat dan berguna bagi orang lain.

Buat seakan-akan tulisanmu berfaedah untuk dibaca pengunjung, bukan semata-mata untuk dijadikan sapi perah saja. Dengan cara yang aman ini, kamu bisa meminimalisir badai banned AdSense dari pihak Google.

5. Klik Iklan Sendiri

Sepertinya aturan yang satu ini sudah sangat sering diperbincangkan. Banyak juga yang sudah mengatakan bahwa tindakan ini merupakan hal yang paling rentan sebagai penyebab akun Adsense dibanned Google.

Kalau kamu ketahuan melakukan fraud click, maka banned AdSense tinggal menghitung hitungan waktu.

Google sepertinya sudah cukup pintar mengetahui pelanggaran ini, bahkan hal-hal yang sepertinya tidak kita sadari akan dianggap pelanggaran oleh Google. Duh!

Lalu bagaimana solusinya?

Jangan pernah sekali-kali klik iklan sendiri, karena itu akan berakibat fatal ke depannya. Potensi akun AdSense dibanned bisa menjadi besar kalau kamu sengaja klik iklan sendiri.

Cobalah untuk selalu berpikiran positif dan tidak main curang. Tindakan ilegal pada akhirnya akan berbuah pahit begitu pun sebaliknya.

6. Menyuruh Orang Lain Klik

Sama seperti poin sebelumnya, menyuruh orang lain untuk klik iklan juga akan rentan menjadi penyebab akun Adsense di banned. Jangan pernah berfikir bahwa Google tidak akan tahu nubuat yang kamu lakukan, itu sama saja bunuh diri.

Cara ini mungkin masih bisa diakali satu atau beberapa kali, namun jika keseringan melakukan ini, siap-siap saja akun AdSense kamu binasa.

Sebaiknya hindari menggunakan cara kotor semacam ini, karena mungkin suatu saat Google akan mengetahui apa yang kamu lakukan.

7. Memasang Iklan Pop-Up atau Lekat

Google sepertinya cukup serius menanggapi soal pemasangan iklan yang mengganggu pengunjung. Peletakkan pada posisi yang ekstrim seperti Pop-Up juga bisa menyebabkan akun AdSense di banned.

Kamu juga harus berhati-hati jika memasang iklan dengan iklan lekat (iklan akan tetap berada pada posisi meski halaman di scroll).

Tindakan semacam ini sepertinya akan disinyalir sebagai pelanggaran karena kita seperti memaksa pengunjung untuk mengklik iklan.

Kalau kamu melakukan pemasangan iklan seperti ini, maka kembalilah ke jalan yang lurus. Pasanglah iklan sesuai aturan yang direkomendasikan oleh Google, ini akan meminimalisir banned pada akun AdSense yang kamu miliki.

8. Meletakkan Iklan Berdekatan dengan Gambar/Video

Konten yang baik biasanya menggunakan gambar atau video untuk menambah bobot dan kelengkapan. Tanpa gambar, sebuah artikel tentu akan terasa hambar dan kurang sedap dipandang.

Dengan menempatkan gambar pada artikel, pengunjung pun akan lebih betah dalam membaca artikelmu. Namun kamu perlu hati-hati saat memadukannya dengan iklan.

Kalau kamu menaruh gambar di dekat iklan AdSense, maka Google akan menganggap itu sebagai tindakan manipulasi supaya pengunjung melakukan klik pada iklan.

Inilah yang mungkin saja membuat pihak Google tiba-tiba saja melakukan banned pada akun AdSense

9. Invalid activity adsense

Perlu diketahui, Invalid activity adsense adalah Traffic tidak valid termasuk klik (poin 5 & 6 ) dan tayangan. Termasuk juga sumber traffic blog.

Jadi ada dua poin penting mengenai Invalid activity adsense, Invalid click dan invalid traffic

Website yang mempunyai traffic minim biasanya akan mencari cara untuk meningkatkan traffic dengan cara – cara kotor. Misalnya melakukan pertukaran traffic (traffic exchange) atau membeli traffic dari pihak ketiga ynng tidk jelas sumbernya dari mana (traffic robot).

Google lebih menjaga dan mempertimbangkan website yang kontennya benar-benar berkualitas dengan traffic yang berkualitas pula. Misalnya adalah pengujung yang berasal dari search engine, baik Google, Yahoo, Bing dan search engine lain.

10. Melanggar TOS (Term of Services) dari Google AdSense

Beberapa poin yang sudah dijelaskan mungkin termasuk salah satu kebijakan dari AdSense. Sebagai publisher yang baik, sudah sewajarnya kita mentaati segala aturan dan larangan yang dikeluarkan oleh pihak AdSense.

Sebenarnya ada banyak yang harus diperhatikan lebih lanjut, kamu bisa membaca berbagai keteranggan lebih lengkap di halaman TOS Google AdSense.

Dengan begitu, kamu bisa meminimalisir dan menghindari akun Adsense di banned pihak Google.

Itulah sedikit penjelasan mengenai hal-hal yang menyebabkan akun AdSense dibanned. Sebenarnya ada satu lagi, yaitu memasang banyak iklan ditengah postingan.

Namun sepertinya itu hanya mitos, buktinya banyak publisher yang menempatkan banyak iklan Adsense di blognya sampai saat ini masih aman-aman saja. Saya juga sudah membuktikannya dan ternyata tidak ada masalah.

Memang harus ada beberapa percobaan dan studi kasus untuk membuktikan berbagai aturan dari AdSense, terutama dari pengalaman sendiri

Atau kamu bisa langsung menghubungi Adsense melalui email (syarat berlaku), apabila ragu – ragu tentang peraturan dan kebijakan yang sudah diterapkan oleh pihak Google Adsense.

Harapannya, setelah membaca artikel ini kamu bisa meminimalisir badai banned yang sering kali menerjang.

Jadi, sayangilah akun AdSensemu dengan menggunakan cara-cara yang sesuai kaidah dan aturan. Jangan main curang karena suatu saat kamu akan mendapat balasannya, yaitu akun Adsense di banned selamanya.

Selamat berhati-hati!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *